Kura Kura Darat | Hermani - Toko Makanan Kura Kura TERBAIK WA 0811 2200 833 | Jin Kura Kura Shop

Kura Kura Darat | Hermani

2 tahun yang lalu

Masih tentang kura kura darat. kali ini Om Jin bakal sharing tentang kura kura darat hermani. Yuk di follow/subscribe jangan lupa di sharing jika bermanfaat yak.

Kura Kura Darat Hermani

Kura kura hermani atau testudo hermani merupakan salah satu kura kura darat favorit untuk dipelihara. di Indonesia kura kura ini banyak digemari selain karena lucu, suka membangun keterikatan dengan pemilik kura kura ini memiliki harga relatif lebih terjangkau dari pada jenis kura kura darat lainnya. Selain itu usia hidupnya yang dapat mencapai 75 tahun relatif mirip dengan usia pemiliknya. Perlu diketahui kura kura ini merupakan kura kura mediterania.

Identifikasi

Kura kura hermani merupakan kura kura yang khas dengan ujung ekornya yang berskala besar dari yang lain. Kura kura ini memiliki ciri khas warna yang cerah dan akan menjadi gelap seiring pertambahan usia. Kura kura pejantan rata rata memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari kura kura betina.

Kura kura hermani memiliki 2 ras di dunia ini:

1. Ras Barat

Testudo hermani yang sebarannya mayoritas dari Spanyol bagian utara, Perancis Selatan, Barat Laut Italia, dan daerah Meniterania. Panjang tubuhnya dapat mencapai 15 s.d. 18 cm dan memiliki ciri khas dari pada ras timur yaitu warna karapas yang lebih cerah dan lebih berkubah. Selain itu ciri khas yang membedakan dari ras timur adalah warna hitam gelap seperti garis dibagian plastron.

2. Ras Timur

Testudo hermani boettgeri berasal dari selatan Italia dan daerah Balkan (Albania, yugoslavia Yunani). Memiliki panjang yang dapat mencapai 15-18 cm dan terkadang memiliki perbedaan dari saudaranya ras barat titik kuning di belakang mata.

Telur dan Kawin

Kura kura ini dapat kawin setiap saat walaupun begitu para keeper biasa memantau musim kawin pada sore dan hari di musim panas. Seperti yang kita ketahui bahwa ritual kawin mereka sangat rumit dan sangat agresif. Oleh karenanya kita perlu memeriksa apakah terdapat luka terbuka saat prosesi kawin terjadi. Apabila terjadi maka kita dapat segera mengobatinya.

Meletakan antara betina dan jantan ditempat terpisah juga bisa menjadi cara untuk menghindari luka yang sering bagi betina. Pada saat musim kawin tiba barulah kita dapat menggabungkannya kembali untuk dapat bereproduksi.

Saat bertelur tiba sang betina akan mencari tempat untuk seperti gundukan kering untuk digali dan dapat digunakan untuk menutup telur mereka. Maka media seperti pasir atau tanah baik digunakan sebagai variasi tempat tinggalnya. Betina dapat bertelur lebih dari 5 butir telur sehingga para keeper perlu mengumpulkan untuk membantu proses penetasan. Proses penetasan membutuhkan suhu 26 - 31 derajat celcius selama 90 - 120 hari pengeraman.

Makan dan Minum

Hermani adalah kura kura yang memakan tumbuhan atau herbivora. Apabila mereka terkadang memakan cacing saat menggali tak mengapa namun jangan menyengaja untuk memberinya makan daging karena kura kura darat tidak dapat mengelola protein yang berlebihan. Oleh karenanya juga jauhi untuk memberinya makan kacang kacangan, dan sayur sayuran yang tinggi protein. Berikanlah makanan yang tinggi serat dan tinggi kalsium.

Kura kura hermani sangat rentan terhadap soft shell dan pyramiding, namun tidak perlu khawatir selama kita dapat menjaga menu makanannya yang tinggi kalsium dan rendah fosfor pyramiding dapat dihindari. Penyebab terbesar pyramiding adalah buruknya pemeilihan makanan atau menu makanan.

Cara terbaik menyediakan menu berkalsium tinggi adalah menyediakan cuttlebone atau tulang sotong untuk menjadi bahan gigit kura hermani. Contoh pemberian menu makan hermani adalah sayuran berdaun hijau seperti semanggi, daun dan bunga daendolin, daun dan bunga sepatu, parkchoy, fumak, sawi putih, rumput menu tersebut juga dapat dikombinasikan sebagai salad bagi mereka. Potong kecil-kecil varian makanan tersebut dan sajikan kepada mereka.

Hermani Tortoise

Kuramania yang baru memelihara hermani juga dapat menyesuaikan lingkungan atau habitat untuk mereka tinggal. Mereka dapat tinggal secara outdoor maupun secara indoor oleh karenanya kita perlu menyesuaikan teknik dan lingkungan tempat tinggal sesuai dengan kemampuan kita.

Habitat Outdoor

Secara umum kura kura hermani sangat lincah dan aktif. Mereka suka menggali, memanjat, dan berjalan kesana kemari maka jika kita memutuskan untuk memeliharanya secara outdoor maka kita perlu memastikan penjagaan baik berupa pagar atau alat lainnya agar mereka tidak hilang karena tersasar tidak dapat kembali ke kandang. Cara yang paling umum adalah dengan memberinya pagar yang tertancap yang dapat memastikan mereka tidak dapat keluar dengan cara memanjat atau menggali.

Kunci merawat kura kura secara outdoor adalah berikan struktur tempat tinggal tempat yang tinggi dan rendah agar mereka bisa menyalurkan kebiasaannyanya menjelajah atau untuk menggali. Berikanlah tempat untuk bernaung atau mencari perlindungan saat hujan atau saat mereka mencari tempat berteduh dari sinar matahari. Namun pada dasarnya mereka sangat menyukai sinar matahari.

Pertimbangkan luasan tempat tinggal yang baik karena mereka lebih suka untuk menjelajah tempat tinggalnya. Berikan pula tempat dimana mereka dapat minum serta berikan sebagian tempat dengan tanaman yang dapat dimakan secara langsung seperti rumput dan tanaman lainnya.

Habitat Indoor

Karena berasal dari mediterania maka mereka akan kesulitan hidup di iklim dengan suhu dibawah 21 derjat celcius. Apabila kuramania menghadapi iklim seperti itu terutama ketika cuaca dimusim hujan yang sulit diprediksi/tinggal di dataran yang tinggi maka secara umum para keeper menyiapkan kandang secara inddor untuk kura kura hermani. Dalam keadaan suhu dibawah 21 derajat yang kemungkinan di Indonesia dapat terjadi pada malam hari (daerah yang biasa dingin) maka menyiapkan kandang indoor dengan segala kebutuhannya sangat direkomendasikan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan kandang indoor adalah lampu pemanas yang memiliki sinar UVB untuk membantu kura kura menyerap kalsium yang dimakannya. selain itu siapkan lantai yang mudah dibersihkan dan/atau lantai substrat yang digemari oleh kura kura anda. Kura kura mediterania juga membutuhkan air oleh karena itu keeper juga membutuhkan air untuk minum dan menjaga hidrasi pada tubuhnya.

Selain lampu dengan sinar UVB dibutuhkan juga lampu penghangat atau UVA yang dugunakan kura kura untuk memperlancar pencernaan dan sangat disukai kura kura. Apabila kuramania telah menggunakan lampu penghangat dalam hal ini 40 watt sudah cukup maka tidak perlu lagi menggunakan tikar atau alas dengan pemanas karena kura kura lebih menyukai mencari sumber panas dari lampu. Lampu pemanas/UVB diletakan dengan ketinggian yang pas sehingga dapat menghasilkan suhu 26 derajat - 30 derajat di satu sisi dan biarkan sisi lainnya lebih dingin atau tertutup tempat bersembunyi.

Penyakit

Ulasan ini bukan berarti dapat menggantikan kemampuan dokter melainkan pengetahuan yang dapat dijadikan referensi bagi kuramania. Namun dengan segala kebaiakan membawa kura kura hermani ke dokter saat terpapar penyakit merupakan hal yang paling baik. Secara umum penyakit yang sering menghinggapi adalah

1. penyakit saluran pernapasan, pilek, hidung dan mata berair. Hal yang dapat dilakukan adalah Periksa hidung, pastikan tidak ada benda yang menyumbat atau sinus kemudian bila bukan karena itu bawalah ke dokter hewan untuk mengetahui apakah terdapat infeksi di dalam saluran pernapasan. Hal hal ini bisa terjadi karena tertular/kandang yang tidak bersih atau kelembapan yang tidak terkontrol;

2. Mulut busuk/stomatitis dengan ciri putih putih yang menumpuk di mulutnya, bawalah kedokter untuk dibersihkan;

3. Diare, diare menyerang karena pola diet yang buruk, berikan protein secukupnya jangan terlalu banyak. Perbanyak makanan berserat dan bervitamin D.

Demikian sharing singkat om Jin tentang kura kura darat sulcata semoga menambah wawasan dan semakin semangat memelihara dan menjaga kura kura di Indonesia.

source : dari berbagai sumber